My collection

The Legend: Adenium!

Silahkan bertanya jawab di forum ini

bebas bagi siapapun, cuma perlu diingat jangan menggunakan kata-kata yang bertentangan dengan norma keasusilaan ya ^^, Gambar-gambar mengandung unsur pornografi, dan jangan membahas topik selain Adenium ya…Mau tukar menukar boleh, jual beli juga boleh ini blog milik semua pecinta Adenium. Mau menawarkan produk boleh tapi lebih baik secara privat saja okay!

May 15, 2008 Posted by | Diskusi | Leave a Comment

Menangani hama dan penyakit

  • Tungau merah adalah musuh besar Adenium. Tandanya: daun gugur dan menguning bagian pucuk. Gunakan akarisida seperti: Kelthane atau Omite.

  • Kutu Kuning dan Kutu Putih: berantas dengan Insektisida seperti Supraside, Decis, Curacron atau Basudin 3 kali seminggu. Kutu ini yang paling sering ada pada Adenium, selama saya memelihara Adenium kutu ini yang paling banyak menghinggapi tanaman kesayanganku. Langkah penanganan secara traditional: bunuh aja dengan tangan (baca: digencet ^_^) tapi jika anda memelihara tanaman dalam jumlah yang besar cara ini tidak akan efektif selain buang waktu jempol isa bengkak hehehe disarankan jika rekan-rekan pecinta Adenium ingin terhindar dari kutu ini semprot secara berkala insektisida di atas.

  • Nematod. Serangan umumnya terjadi pada akar, ditandai dengan menguning dan gugur daun. Gunakan Furadan 3G untuk pencegahan.

  • Jamur dan Bakteri: Gejalanya : daun menguning dan bercak kecoklatan
    Semprotkan fungisida seperti Benlate, Dithane M45, atau Rdomil. Untuk
    pencegahan: tempatkan tanaman di cahaya matahari penuh, bersihkan lingkungan.

  • Disefisiensi unsur hara. Gejala yang sering terjadi adalah pertumbuhan daun lambat, daun menguning tanpa sebab,mudah rontok, bunga tidak sempurna bentuknya dan mudah rontok. Penyebabnya adalah media tanam sudah lama tak diganti atau ph media tanam terlalu asam sehingga mengganggu penyerapan unsur hara. Ganti media tanam lama dengan media tanam yang baru.

  • VirusĀ  Gejalanya adalah muncul bercak-bercak yang berwarna lebih muda dari warna daun atau seperti variegata. Belum ada obatnya. Namun jika virus seperti Magic red atau magic green Dragon virus yang dibawa tidak berbahaya bagi tanaman Cuma daun akan mengecil (banyak digunakan untuk bahan bonsai Adenium

        May 15, 2008 Posted by | Tips & trik | Leave a Comment

        About Adenium

        Yang Harus Diketahui tentang Adenium:

        • Adenium membutuhkan cahaya matahari langsung minimal 5 jam perhari. Untuk tanaman muda (di bawah usia 2 bulan) lebih baik diletakkan ditempat yang agak ternaungi.

        • Adenium dapat hidup antara suhu 5-52 derajat c.

        • Penyiraman dapat dilakukan setiap hari jika musim kemarau tiba, namun kurangi penyiraman saat musim hujan.

        • Pemupukan dapat menggunakan pupuk kandang, humus atau kompos yang ditambahkan pada permukaan media tanam setiap 1 bulan sekali. Selain itu dapat digunakan pupuk organik buatan pabrik dalam bentuk tablet atau butiran. Juga pupuk kimia buatan pabrik yang bersifat slow release (tidak mudah larut) seperti Dekastar, Magamp, Osmocote setiap 3 atau 6 bulan sekali.Pupuk daun dapat juga diberikan, seperti Gandasil, Hyponex dll. disamping itu dapat ditambahkan hormon pertumbuhan seperti Atonik, Dekamon dll dengan cara disemprotkan ke sekujur tanaman sebulan sekali.

        • Media tanam : Bisa digunakan pasir + arang + pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika tak ditemukan arang bisa digunakan sekam atau bahan lainnya yang mirip sifatnya. Lebih sempurna jika ditambah kapur dolomit secukupnya. Penggantian media tanam dapat dilakukan setiap tahun sekali

        May 15, 2008 Posted by | Tips & trik | Leave a Comment

        Memperbanyak Adenium

        Cara perbanyakan yang pertama adalah dari biji, langkah-langkahnya:

        • Siapkan media penyemaian biji. Bisa berupa pot berdiameter 30 atau 40 cm; atau bisa juga gunakan tray khusus untuk penyemaian.

        • Media penyemaian yang bisa digunakan adalah cocopeat (sabut kelapa) yang banyak dijual di toko-toko saprotan, dicampur dengan sekam bakar secukupnya dan pasir malang. Perbandingan 2:2:1.

        • Masukkan media semai tsb ke dalam pot atau tray tadi setinggi 3/4-nya.

        • Semprot media dengan air menggunakan sprayer.

        • Buatlah lubang tanam, bisa menggunakan pensil atau telunjuk, sedalam sekitar 1 cm dengan jarak antar lubang sekitar 1,5 cm.

        • Masukkan biji satu per satu ke dalam lubang-lubang tadi.

        • Letakkan biji-biji Adenium dengan posisi tidur. Jadi jangan disebar secara acak.

        • Tutupi biji dengan media tanam yang sama di atasnya.

        • Semprot lagi bagian atas media sampai basah dengan menggunakan sprayer. (Ada beberapa pekebun, yang kemudian menutupi atau pot atau tray dengan plastik agar tetap lembab.)

        • Letakkan di tempat teduh, dengan cahaya matahari, dan sirkulasi udara yang baik (berangin).

        • Dalam waktu 7-10 hari, biji akan menjelma menjadi kecambah

        • Setelah tinggi kecambah mencapai sekitar 5-8 cm, dan punya 3-4 pasang daun, kecambah-kecambah tadi bisa dipindah ke dalam pot tersendiri.

        • Kecambah itu sudah siap dijemur secara bertahap.

        Cara yang kedua adalah dengan stek cara ini tidak dapat menghasilkan Adenium dengan bonggol (umbi) yang besar. karena itu cara ini jarang digunakan dalam perbanyakan Adenium.

        May 15, 2008 Posted by | Tips & trik | Leave a Comment

        My collection

        Dwarf PNW + pot eramik caem, tinggal dipoles dikit contest juga ada peluang juara lo…harga 350 rb berminat hub huny 081931843743

        nah ini dia salah satu koleksi kebanggaan ^_^ mini compacta dengan usia 2 thn lebih cabang sangat proporsional + pot keramik, berminat?? harga Rp250 rb hub huny 081931843753

        ini juga salah satu mini compacta yang saya punya bentuk contest, pot keramik cantik pokoknya harga Rp275 rb berminat hub huny 081931843753

        ini Arabicum lopburi yang masih saya training (foto terbaru belum saya posting), saat ini di tiap-tiap cabang sudah tumbuh minimal 2 cabang baru. liat aja kakinya seperti bonsai!!!! harga sangat ramah cukup Rp.130rb

        ini RCN Grade A dengan kualitas top deh hehehe, dulu warnanya hijau sekarang udah hitam pol. ga percaya buktikan sendiri, maaf belum sempat motret yang baru, cabang sekarang udah sangat rimbun. harga Rp120 rb huny 081931843753.

        di foto ini warna gelap belum kental, tapi sekarang full black bahkan sampai ke bonggolnya saya menyebutnya black soco hehehe. amat langka!!!! harga Rp. 220 rb

        May 15, 2008 Posted by | My collection | Leave a Comment

        Grafting Adenium

        Grafting (sambung batang) biasa dilakukan untuk mendapatkan varietas warna bunga baru yang beraneka ragam. semisal anda memiliki Adenium denagn bunga lokal (pink) jangan berkecil hati terlebih dahulu karena dengan sambung batang 100 warna adenium bisa ada dapatkan.

        JIKA Anda punya banyak Adenium di rumah, dan Anda kerap memangkasnya (prunning), jangan sia-siakan atau dibuang begitu saja hasil pemangkasan Anda itu. Batang-batang Adenium Anda masih bisa diperbanyak. Yaitu dengan ‘memasang’nya di atas pucuk Adenium Lokal atau yang biasa disebut Kamboja Jepang.

        Perbanyakan dengan cara sambung atau cara grafting itu pada dasarnya adalah menggabungkan batang atas hasil pruningan tadi, dengan batang bawah. Bahan batang bawah, harus dipilih dari tanaman Kamboja Jepang berbongol/ berdiamater mulai dari 3 cm ke atas.

        Andaikata pun Anda tidak punya bahan untuk batang atas, tak perlu risau. Bahan untuk batang atas ini, banyak tersedia di pasaran dengan variasi bunga hampir mencapai 100 warna. (Lihat: Adenium Grafted)

        Keunggulan yang diperoleh dengan cara perbanyakan model ini ialah, Anda dapat memperoleh tanaman yang sama atau lebih unggul dari induknya dan waktu yang dibutuhkan untuk perbanyakan relatif singkat, hanya sekitar 14 hari (2 minggu).

        Cara sambung yang lazim dilakukan pada adenium adalah cara sambung pucuk (top grafting). Bagaimana caranya? IKuti petunjuk berikut:

        • Pilih tanaman untuk batang bawah dan batang atas yang sehat. Batang bawah berdiameter lebih besar daripada batang atas.

        • Gunakan pisau steril dan tajam, untuk memotong batang bawah dengan bentuk huruf V, dan potong batang atas dengan bentuk V terbaik. Panjang batang atas idealnya 3-8 cm.

        • Masukkan batang atas tsb ke dalam celah batang bawah, lalu ikat sambungan itu dengan sealtape, atau potongan plastik bening (dari kantong plastik gula pasir). Usahakan sambungan tidak terkena air.

        • Untuk mengurangi penguapan dan mempercepat tumbuhnya tunas, sisakan 2-4 helai daun pada batas atas; dan potong daun tsb menjadi setengahnya atau pangkas semua daun.

        • Bungkus batang yang disambung tadi dengan kantong plastik, dan letakkan di tempat teduh selama sekitar 7-10 hari.

        • Dalam kurun waktu itu akan terlihat munculnya tunas daun. Buka kantong plastiknya; dan taruh di bawah matahari. Dan Anda sudah berhasil, ‘menciptakan’ Adenium baru. Mudah bukan?

        May 15, 2008 Posted by | Tips & trik | 1 Comment

           

        Follow

        Get every new post delivered to your Inbox.